KOLABORASI DENGAN DIREKTORAT SEKOLAH DASAR KEMDIKBUD DAN DISDIKBUD KOTA BANDA ACEH LPMP PROVINSI ACEH SELENGGARAKAN WORKSHOP PERSIAPAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PBL) STEM

Aceh Besar, 23 April 2021– Dengan diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), pemerintah mendorong akselerasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan ketat pada awal tahun ajaran baru Juli 2021.

PTM dianggap perlu segera dilakukan mengingat beberapa resiko yang harus dihadapi peserta didik selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diantaranya putus sekolah, penurunan capaian belajar, kekerasan pada anak, dan resiko eksternal lainnya yang berdampak buruk tidak saja terhadap peserta didik tetapi juga bagi citra pendidikan di Indonesia. Selain itu beberapa studi telah menunjukkan bahwa PTM menghasilkan capaian akademik yang lebih baik dibandingkan PJJ.

Sebagai solusi pemenuhan hak peserta didik, untuk mendorong proses belajar mengajar yang lebih baik dan dalam rangka meningkatkan kemampuan guru dalam kegiatan PTM terbatas pada masa pandemi Covid-19, maka Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah melalui Direktorat Sekolah Dasar (SD) bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Aceh telah melaksanakan kegiatan PERSIAPAN SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PBL) SCIENCE TECHNOLOGY ENGINEERING MATHEMATIC (STEM) pada tanggal 22 s.d 23 April 2021.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd, M.Pd. “Dalam pelaksanaan PTM satuan pendidikan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan jika ada yang tidak tertib, maka akan segera ditindak dengan menghentikan kegiatan PTM pada sekolah tersebut agar tidak tercipta cluster baru di Kota Banda Aceh” ungkapnya saat menyampaikan pesan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh yang berhalangan hadir untuk membuka kegiatan.

Kepala Subbagian Tata Usaha LPMP Provinsi Aceh, Khairulhadi, SE, M.Si yang juga berkesempatan untuk memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan memberi semangat kepada para peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dipandu langsung oleh narasumber Pusat dari Direktorat SD, Nur Fitriana, MA., yang merupakan Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda.

Narasumber pada kesempatan tersebut mempraktekkan PBL Rumah Tahan Gempa, Praktik Tsunami dan beberapa praktik PBL lainnya yang disambut antusias oleh para peserta dari unsur pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru di lingkungan Kota Banda Aceh. Dalam materinya, Nur Fitriana kemudian memutarkan beberapa video praktik baik yang diharapkan menjadi inspirasi bagi para peserta dan dapat diimplementasikan pada sekolahnya masing-masing. “Setelah cukup lama melaksanakan kegiatan PJJ daring, jangan sampai Bapak/Ibu jetlag sehingga dengan Project Based learning STEM ini mampu memberikan motivasi mengajar belajar bagi guru dan anak-anak didik“harap narasumber dari Direktorat Sekolah Dasar tersebut.

Sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk selalu mendepankan kenyamanan anak dalam pembelajaran, metode PBL adalah metode pembelajaran yang tepat yang membuat peserta didik aktif, kolaboratif, mandiri, dan sekaligus menyenangkan untuk peserta didik. Selain itu proyek berbasis STEM bagi peserta didik akan meningkatkan kognisi dan kreativitas anak. Sehingga dengan pendekatan PBL STEM ini, peserta didik diharapkan dapat belajar dengan metode menyenangkan dengan tetap mengedepankan kreativitas anak abad 21.

Dalam kegiatan yang sama, Ibu Direktur Sekolah Dasar, Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd. beserta jajarannya melaksanakan kunjungan dan sosialisasi Kebijakan Kemendikbud kepada Pemerintah Aceh dan bertemu langsung dengan Gubernur Provinsi Aceh Ir. Nova Iriansyah, M.T dengan didampingi oleh Mutia Dewi, SE, M.Si koordinator fungsi Sistem Informasi LPMP Provinsi Aceh. Sehari sebelumnya, dengan ditemani Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh Dr. Saminan M.Pd dan jajarannya serta Widyaprada LPMP Provinsi Yusnaini, S.Si., M.Pd. dan Staf LPMP Aceh Ika Mustika Wati, ST, Tim Direktorat Pendidikan Dasar juga telah berkesempatan untuk mengunjungi beberapa Sekolah Dasar di Kota Banda Aceh, diantaranya adalah SDN 35 dan SDN 67 Percontohan. Tujuan kunjungan dalam rangka untuk melihat kesiapan sekolah dalam menghadapi PTM terbatas. Tim Direktorat SD menilai kesiapan sarana dan prasana sekolah dalam hal protokol kesehatan, tata kelola kelas yang ramah anak, serta kesiapan penerapan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di sekolah terutama Unit Kesehatan sekolah.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan ditutup oleh Plt. Kepala LPMP Provinsi Aceh, Dr. Muslihuddin, M.Pd. Dalam penutupannya, Plt. Kepala LPMP Provinsi Aceh mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif peserta dan berharap dengan diadakannya kegiatan ini maka kegiatan PTM di kota Banda Aceh akan berjalan lancar dan berpesan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. (MS).

Leave a Reply