Aceh Besar, 20 Agustus 2021 – Program Sekolah Penggerak sebagai salah satu program Kemendikbudristek merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Sekolah penggerak merupakan sekolah yang dapat menggerakkan sekolah-sekolah yang lain ke hal yang lebih baik. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Sekolah Penggerak.
Dalam rangka mengawal pelaksanaan Program Sekolah Penggerak yang dicetuskan oleh Kemendikbudristek, LPMP Provinsi Aceh bekerja sama dengan BPPAUD dan Dikmas provinsi Aceh menyelenggerakan kegiatan Sosialisasi Project Management Office (PMO) Sekolah Penggerak UPT Kemendikbudristek dengan PMO Sekolah Penggerak Kabupaten/Kota secara daring pada hari Jumat tanggal 20 Agustus 2021 dengan peserta yang hadir pada kegiatan ini adalah Tim PMO di lingkup LPMP Provinsi Aceh, BP PAUD dan Dikmas Provinsi Aceh, serta Tim PMO Provinsi Aceh dan 4 Kabupaten/Kota yang menjadi piloting pada Program Sekolah Penggerak Angkatan 1.

Kegiatan dibuka langsung secara resmi oleh Kepala LPMP Provinsi Aceh Dr. Muslihuddin, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menegaskan “Kita harus lebih proaktif dalam melaksanakan tugas PMO untuk Program Sekolah Penggerak di Provinsi Aceh ini, karena kita sudah termasuk terlambat dalam pelaksanaan PMO ini. Selanjutnya mohon dibuat jadwal kegiatan PMO, agar pelaksanaan PMO ini dapat dilaksanakan sesuai dengan target”.
Turut hadir pada kegiatan ini yaitu Kepala BPPAUD dan Dikmas Provinsi Aceh, As’ari, S.Pd, M.Pd dalam sambutan singkatnya memaparkan “PMO ini merupakan tugas kita bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Program Sekolah Penggerak. Tim PMO UPT Kemendikbudristek diharapkan dapat mengawal perkembangan-perkembangan pelaksanaan PSP dari Tim PMO kabupaten/kota. Kita bersama-sama dari kabupaten/kota sampai pada tingkat kementerian memandu pelaksanaan Program Sekolah Penggerak ini”.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis terkait tujuan, tanggung jawab dan mekanisme PMO yang akan dilaksanakan di Provinsi Aceh, serta menetapkan rencana tindak lanjut Tim PMO tingkat Provinsi dan kabupaten/kota. Adapun yang bertindak sebagai narasumber yaitu T. Makmun Saputra, S.T, M.M dari LPMP Provinsi Aceh dan Intan Novianti, S.Psi dari BP PAUD dan Dikmas Aceh.
Tujuan dari Sosialisasi PMO ini agar peserta memahami definisi PMO, proses transformasi sekolah penggerak, dan struktur organisasi dan mekanisme PMO. Selain itu agar peserta mampu melaksanakan tugas PMO untuk Program Sekolah Penggerak secara efektif, mengikuti standar proses dan instrumen yang sama.
Proses PMO bertujuan untuk memudahkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan terutama agar isu/masalah dapat diselesaikan dan risiko dapat dimitigasi. Adapun Struktur organisasi dan mekanisme PMO dibagi menjadi 4 level yaitu: (1) PMO Level Sekolah; (2) PMO Level Daerah; (3) PMO Level PAUD Dikdasmen; dan (4) PMO Level Pusat.
Nantinya Tim PMO akan merancang program peningkatan mutu dan mengidentifikasi masalah yang ada. Jika masalah tidak selesai di sekolah maka akan dibawa ke level daerah, dan akan diteruskan ke level pusat jika tidak selesai di level daerah. Namun juga harus digarisbawahi peran penting dari Pelatih Ahli dalam melaporkan apa yang terjadi di sekolah penggerak. Jika ada permasalahan bisa diajukan ke Pelatih Ahli terlebih dahulu, karena Pelatih Ahli yang melakukan pendampingan di kabupaten/kota.
Pertemuan rutin PMO merupakan salah satu mekanisme koordinasi antara pihak-pihak terkait. Semua pihak harus berkoordinasi dan bekerjasama untuk mengawal pelaksanaan Program Sekolah penggerak. Semua pihak membantu mencari solusi atas hambatan yang dialami sekolah penggerak dan melaksanakan penyelesaian hambatan tersebut. Kegiatan diakhiri dengan simpulan, tanya jawab dan juga rencana tindak lanjut. Tim PMO memastikan kegiatan penyelesaian hambatan dilakukan sesuai jadwal yang disepakati. Selanjutnya semua pihak juga diharapkan untuk menjalankan perannya masing-masing dalam mensukseskan program sekolah penggerak. (SY).



