Aceh Besar (14/4/2022) – dalam rangka pelaksanaan Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 dan 2, Dinas Pendidikan telah membentuk Tim Pokja Manajemen Operasional (PMO) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Untuk meningkatkan pemahaman tentang tugas dan fungsi PMO maka LPMP Provinsi Aceh menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Sekolah Penggerak untuk Tim PMO Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2022 dari tanggal 12 s.d. 14 April 2022 bertempat di LPMP Provinsi Aceh unit I Niron, Sukamakmur, Aceh Besar.
Tujuan diselenggarakannya bimtek ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pelaksanaan Program Sekolah Penggerak, proses transformasi sekolah penggerak, struktur organisasi PMO, mekanisme kerja PMO dan tugas serta tanggung jawab PMO.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala LPMP Provinsi Aceh Dr. Muslihuddin, M.Pd. Dalam sambutannya, Muslihuddin berpesan bahwa tim PMO yang diundang pada kegiatan ini bersama-sama dengan tim PMO UPT yaitu LPMP akan bersama-sama mengawal dan menyukseskan pelaksanaan PSP di kabupaten/kota dan Provinsi Aceh khususnya saat ini PSP Angkatan 1 dan 2.

Adapun peserta pada bimtek ini yaitu tim PMO provinsi dan PMO kabupaten/kota pelaksana PSP Angkatan 1 dan 2 yang terdiri dari unsur Kepala Bidang, Kasi dan Operator Dinas Pendidikan.
Narasumber pada kegiatan ini yaitu Feddy Djunaidi dari tim Staf Khusus Menteri sebagai narasumber pusat, kemudian Anita dan Dr. Amiruddin dari unsur Pelatih Ahli, dan juga terdapat narasumber UPT (LPMP dan BPPAUD Dikmas) yaitu Putra Jaya, M. Zahridani, Agustiar dan Intan Novianti selaku koordinator PMO UPT pada PSP 1 dan 2.
PMO atau Tim Poka Manajemen Operasional ini yaitu dibentuk bertujuan untuk memudahkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan terutama agar isu dapat diselesaikan dan risiko dapat dimitigasi.
Agar efektif, maka PMO dibuat berjenjang mulai dari PMO level sekolah, PMO daerah (PMO Dinas Pendidikan dan PMO UPT) hingga PMO level pusat.
Tim PMO sangatlah memiliki peran penting dalam kesuksesan dari setiap intervensi Program Sekolah Penggerak seperti endampingan konsultatif dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru (penerapan Kurikulum Merdeka), perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah (SIPLah, Rapor Pendidikan, SDS, RKAS, dll). Muara dari kegiatan ini yaitu diharapkan tim PMO provinsi dan PMO kabupaten/kota memahami peran dan tugasnya serta mampu mendampingi pelaksanaan Program Sekolah Penggerak agar berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan. (SY).








